Penanaman Tanaman Padi Reviewed by Aa Sholah on 01.11 Rating: 5
Home » , » Penanaman Tanaman Padi

Penanaman Tanaman Padi

Written By Aa Sholah on Jumat, 09 Maret 2012 | 01.11



Penanaman Tanaman Padi
1.      Mencabut Bibit
Setelah berdaun 5-6 helai, kira kira berumur 21-23 hari (dari saat tabur benih) bibit dapat dipindahkan ke sawah. Adapun syarat-syarat bibit yang baik adalah :
a)      Tinggi bibit + 22-25 cm.
b)      Mempunyai 5-6 helai daun.
c)      Batang yang dibagian bawahnya besar dan keras.
d)     Bebas dari hama dan penyakit.
e)      Bibit yang ditanam seragam
Kira-kira dua hari sebelum bibit dicabut, air dimasukan kedalam persemaian hingga tergenang. Dengan air yang cukup tanah akan menjadi lunak dan bibit dapat dicabut dengan mudah. Pada waktu akan mencabut bibit, hanya air di selokan antara petak-petak ditinggilkan.
Bibit dicabut dengan hati-hati, satu demi satu tanpa banyak merusak akar. Pencabutan dilakukan dari pinggir ke tengah. Bibit yang telah dicabut diikat dalam ikatan yang cukup besar, lalu dibawa ke sawah dan dibagi tiap petak.
2.      Penentuan Jarak Tanam dan  Cara Tanam
Penentuan jarak tanam, biasanya tergantung pada varietas padi, musim tanam, dan daerah lahan yang akan ditanami. Tapi pada umumya tidak akan jauh dari 20 X 20 cm atau 25 X 25 cm. Adapun maksud dari ditentukannya jarak tanam adalah :
ü  Tidak terjadi persaingan yang hebat untuk mendapatkan unsur-unsur makanan dan cahaya matahari.
ü  Agar dalam melakukan penyiangan menjadi lebih mudah.
Setelah ditentukan jarak tanam, kemudian dilakukan penanaman. Dalam satu lubang dapat ditanam 1-2 batang bibit, dan ditanam sedalam + 3 cm. penanaman yang terlalu dalam menyebabkan pertumbuhan akar akan lambat dan anakan berkurang, sehingga prodoksi pun berkurang. Sebisa mungkin bibit ditanam dengan tegak dan jangan sampai miring.