[Puisi] Sentuhan Sepucuk Embun

Advertisement
thumbnail postingan
Sentuhan Sepucuk Embun

Selvy Yasashii

Pelangi itu menjerit
sang mega pun bergurau ria
Aku tak hendak mengganggu
Namun bisiknya nyaris getarkan asmara
Aku terdiam, sedang mereka masih bertengkar hebat
Apa harus ku fikir ulang?
Sedang keduanya terpadu dalam dahaga

Aku tak kan berkilah
itulah segurat nadi yang tengah berkaca
Menanti belaian aura sepucuk embun
tuk selaraskan fakta dan fiktif yang lama terkubur
Sebenarnya aku tak hendak kembalikan makna
Namun Maknai aku layaknya sebuah cerita
Walau ku cibirkan titik terbodoh sebuah pengharapan
Tak mengapa..
ini bulir rasaku yang tak ingin terhempas percuma..
Sentuhmu tak ingin ku ucap lain
Advertisement