Peribahasa dari kata Ajuk dan Ajun

Advertisement

Peribahasa dari kata Ajuk dan Ajun

Bila kail panjang sejengkal, jangan lautan hendak diajuk.
Bila pengalaman dan ilmu kita belum seberapa, janganlah coba melawan orang yagn berilmu dan berpengalaman.

Baru diajuk, 'lah beratarung.
Baru memulai sudah mendapatkan kesulitan

Dalam laut boleh diajuk, dalam hati siapa tahu.
Segala sesuatu yang tersembunyi dalam hati seseorang tidak dapat diketahui.

Dangkal telah keseberangan, dalam telah keajukan.
Telah diketahui benar bagaimana isi hatinya (perangainya)

Belum diajun 'lah tertarung.
Baru hendak melakukan sesuatu sudah mendapatkan halangan

Belum diajun sudah tertarung.
Baru hendak melakukan sesuatu sudah mendapatkan halangan.

Muda diajun kikir diperbuat.
Orang yang mau bersukaria, tetapi enggan mengeluarkan biaya.
Advertisement

Tidak ada komentar

Komentar anda sangatlah berarti bagi kami, silahkan berkomentar dengan bijak dan sopan. Komentar dengan mencantumkan Link aktif akan kami hapus.