Senin, 18 Agustus 2014

Bahan Organik Mempengaruhi Sifat Kimia dan Fisika Tanah

Advertisement
Advertisement

Bahan Organik Mempengaruhi Sifat Kimia dan Fisika Tanah
Bahan organik mempengaruhi sifat kimia dan fisika tanah - Bahan organik berperan terhadap lebih dari sepertiga kapasitas tukar kation.dan berpengaruh pula terhadap ketahanan agregat tanah. Untuk microorganisme, seperti yang telah Anda pelajari ,bahan organik berperan sebagai penyedia energi dan penyusun tubuh jasad .

Sebagai sumber bahan organik jaringan tanaman merupakan sumber utama bahan organik. Pada keadan alami bagian atas tanaman menyediakan bahan organik yang sangat besar, sedang pada tanaman yang dipanen sepersepuluh sampai sepertiga bagian tanaman dikembalikan ke tanah dan praktis semua perakaran akan tertinggal sebagai bahan organik.Akibat perombakan dan pencernaan olehmikroorganisme bahan organik akan tercampur tanah bagian bawah top- soil baik secara infiltrasi atau percampuran secara fisik . Hewan merupakan sumber sekunder bahan organik.Beberapa bentuk kehidupan hewan seprti cacing tanha, rayap dan semut berperan penting dalam pengankutan tanah dan sisa-sisa tumbuhan.

Baca Juga :
Kadar air dari sisa tanaman berisar antara 60 -90%. Atas dasar bobot bahan kering dari bahan organik terdirri atas karbon gan oksigen dan unsur – unsur anorganik ( abu 0 beberapa unsur lain, meskipun jumlahnya sedikit,berperan penting dalam keharaan tanaman dan pencukupan hara untuk mikroorganisme. Beberapa hara esensial yang penting adalah N,S.P,K,Ca dan Mg.

Karbohidrat dan gula sederhana, tepung sampai selulose, biasanya merupakan senyawa organik utama yang ditemukan dalam sisa tanaman. Lignin yang merupakan senyawa kompleks sangat sukar lapuk, ditemukan dalam jaringan yang lebih tua khususnya bagian yang berkayu. Lemak dan minya dijumpai dalam biji. Protein tersusun atas unsur-unsur karbon, hidrgen, oksigen, dan nitrogen. Selain itu, protein mengandung hara esensial lain seperti belerang, mangan, tembaga dan besi. Protein sederhana lebih mudah terlarut, sedangan protein kasar yang lebih komplek tahan terhadap pelapukan.

Laju perombakan komponen penyusun bahan organic berbeda antar komponen. Urutan laju perombakan dari yang paling cepat sampai yang paling lambat adalah: (1) Gula, tepung, dan protein sederhana, (2) Protein kasar, (3) Hemiselulose, (4) Selulose, (5) Lemak, lilin, (6) Lignin.

Segera setelah jaringan segar tanaman diberikan ke tanah, serentak semua unsur penyususn mengalami peromakan. Ada tiga reaksi dasar bila jaringan tanaman diberikan ke tanah, yaitu:
  1. Reaksi enzimatik pda penyusun jaringan. Pada reaksi ini dihasilkan karbondioksida, air, energi dan panas.
  2. Pelepasan hara esensial nitrogen, belerang dan fosfor.
  3. Terbentuk senyawa-senyawa resisten terhadap mikroba, lewat modifikasi senyawa-senyawa dalam jaringan dan tanah atau lewat sintesis oleh mikrobia (Secara bersama-sama senyawa resisten ini membentuk humus tanah).

Komentar anda sangatlah berarti bagi kami, silahkan berkomentar dengan bijak dan sopan. Komentar dengan mencantumkan Link aktif akan kami hapus.
EmoticonEmoticon