Pengertian dan Manfaat Mikro Organisme Lokal (MOL)

Advertisement
Pengertian dan Manfaat Mikro Organisme Lokal (MOL) - MOL ( Mikro Organisme Lokal ) merupakan salah satu cara untuk memanfaatkan bahan-bahan lokal untuk dimanfaatkan menjadi pupuk sehingga tidak merusak lingkungan. MOL merupakan induk untuk membuat pupuk organik. Istilah MOL atau kepanjangannya Mikro Organisme Lokal sudah banyak dikenal. MOL mudah dibuat dan mudah diaplikasikan. Cara dan metode pengembangan MOL pun bermacam-macam. Namun, kadang-kadang suatu resep MOL yang berhasil diterapkan di suatu tempat, seringkali kurang berhasil dilakukan di tempat lain. Meskipun demikian pembuatan MOL merupakan salah satu cara untuk membuat petani mandiri.

Mikro Organisme Lokal

Manfaat Mikro Organisme Lokal

MOL atau singkatan Mikro Organisme Lokal sering dimanfaatkan untuk budidaya pertanian organik atau semi organik. MOL memiliki banyak kegunaan, seperti:
  1. Dimanfaatkan sebagai POC (Pupuk Organik Cair) 
  2. Dimanfaatkan sebagai dekomposer atau biang kompos untuk pembuatan kompos 
  3. Dimanfaatkan untuk pestisida nabati untuk mengusir hama tanaman 
Berikut ini salah satu contoh cara membuat MOL dengan memanfaatkan bahan-bahan lokal: Bonggol Pisang, Rebung atau daun gamal 1 kg ditumbuk kemudian masukkan ke dalam wadah besar tertutup tambahkan air beras 4 ltr, air kelapa 2 ltr, gula merah 0,25 kg, aduk semua bahan kemudian tutup wadah tersebut. Tengah tutup wadah dilubangi dan diberi selang, ujung selang satunya dimasukkan dalam botol yang sudah diberi air dan biarkan sampai kira-kira 2 minggu. setelah itu MOL siap digunakan untuk membuat pupuk organik.

Contoh MOL dan aplikasinya:
  • MOL buah-buahan untuk membantu malai padi agar berisi 
  • MOL daun cebreng untuk penyubur daun tanaman 
  • MOL bonggol pisang untuk pengurai saat pembuatan kompos 
  • MOL sayuran untuk merangsang tumbuhnya malai padi 
  • MOL rebung bambu untuk merangsang pertumbuhan tanaman 
  • MOL limbah dapur untuk memperbaiki struktur fisik, biologi, dan kimia tanah 
  • MOL protein untuk nutrisi tambahan pada tanaman 
  • MOL nimba dan sarawung untuk mencegah penyakit tanaman.
Advertisement

8 komentar

tular ilmu Mikro Organisme Lokal selalu menerapkan higenitas sistem produksi dan kebersihan tempat produksi, tanaman sehat akan dibentuk dari bahan bahan yang sehat, bila sebalikknya MOL yang diproduksi dari bahan bahan yang tidak sehat seperti MOL berbahan busukan buah , sayuran daun dll ….yang diproduksi petani akan menimbulkan permasalahan gagal panen akibat spora cendawan pathogen dan colony bakteri pathogen dari busukan buah yang terinfeksi disemprotkan sehingga tanaman semakin sakit. produksi MOL perlu ada pemeriksaan cek kwalitas Mikroorganisme yang diproduksi menguntungkan atau merugikan. Demi keamanan kesehatan tanaman dan petani pengguna ,lebih baik gunakan Mikroorganisme antagonis yang tersedia di beberapa laboratorium sesuai kebutuhan dalam budidaya tanaman dan pengendalian hama penyakit ramah lingkungan . salam sukses salam RL

Selain bahan-bahan diatas apa bisa menggunakan bahan yang lain nggak.?? :-)

Terimakasih mas sudah berbagi juga ilmunya. salam RL. :)

Yang saya ketahui baru bahan-bahan di atas, untuk lebih lengkap silahkan cari referensi dari buku. :)

terima kasih ini sangat membantu

Silahkan. :)

Sama sama, semoga bermanfaat.

Komentar anda sangatlah berarti bagi kami, silahkan berkomentar dengan bijak dan sopan. Komentar dengan mencantumkan Link aktif akan kami hapus.