Kamis, 14 Agustus 2014

Pengertian pH Tanah

Advertisement
Advertisement

Pengertian pH Tanah
Pengertian pH Tanah - Reaksi tanah dapat berada pada keadaan masam, netral atau alkalis (basa). Hal ini tergantung pada jumlah ion H+ atau OH- yang berada dalam larutan tanah. Bila ditemukan ion H+ lebih banyak daripada ion OH- ,maka tanah akan bereaksi masam; bila ion H+ terdapat dalam jumlah yang sama dengan ion OH- reaksinya akan netral ; tetpai bila ion OH= lebih banyak daripada ion H+ maka reaksinya akan menjadi alkalis.

Untuk menyeragamkan pengertian , sifat reaksi tersebut dinilai bersdasarkan konsentrsai ion H+ dan dinyatakan istilah pH. pH adalah logaritma negatif dari konsentrsai ion-ion H bebas yang berada dalam larutan tanah. Bila konsentrasi H+ disdalam larutan tanah adalah 0,00001 atau 10-5  maka pH tanah tersebut adalah –log10=5 . Suatu tanah disebut masam bila pHnya kurang dari 7 , netral bila sama dengan 7, dan basa bisa lebih dari 7. bila konsentrasi ion H bertambah maka pH akan turun, sebaliknya bila konsentrasi ion OH bertambah pH akan naik. Distribusi ion H dalam tanah tidak homogen. Ion H lebih banyak dijerap daripada ion OH, maka ion H lebuh pekat didekat permukaan koloid, sedangkan ion OH sebaliknya. Dengan demikian pH lebih rendah didekat koloid daripada temapt yang jauh dari koloid.

Kemasaman tanah menyatakan keadan kandungan ion-ion hidrogen bebas dalam larutan tanah, dan reaksi tanah adalah kemasaman yang dinyatakan dengan nilai pH. Kisaran pH tanah dapat dibatasi pada dua nilai ekstrim. Pada tanah mineral kisaran pH berada pada niali pH 3,5 hingga 10,0 atau lebih, sedangkan untuk tanah organik (gambut) nilai pH dapat dikurang dari 3,0, sebaliknya tanah alkalis dapat memiliki pH lebih dari 11,0.

Komentar anda sangatlah berarti bagi kami, silahkan berkomentar dengan bijak dan sopan. Komentar dengan mencantumkan Link aktif akan kami hapus.
EmoticonEmoticon