Selasa, 12 Agustus 2014

Perbedaan Tanah dengan Lahan

Advertisement
Advertisement

Perbedaan Tanah dengan Lahan - Untuk memperjelas perbedaan anatara tanah dan lahan, marilah kita lihat sejenak kedua istilah itu dalam uraian di bawah ini.

Tanah merupakan istilah tertua dalam perbendaharaan bahasa Indonesia mempunyai tiga makna. Maka pertama yang merupakan makna tradisional menyatakan bahwa tanah adalah media alami bagi pertumbuhan tumbuh-tumbuhan. Pada makna kedua, tanah dipandang sebagai bahan hancuran iklim (regolit) yang berasal dari batuan atau bahan organik yang diperlukan sebagai bahan galian atau tambang dan bahn bangunan. Pada makna ketiga, tanah diperlukan sebagai ruangan atau tempat di permukaan bumi yang dipergunakan oleh manusia untuk melakukan segala macam kegiatan. Kedua makna pertama ekivalen (setara) dengan kata soil dalam bahasa Inggris, sedangkan makna ketiga lebih mendekati makna land tersebut.


Perbedaan Tanah dengan Lahan
Jika demikian, apakah arti lahan yang sesungguhnya? Secara sederhana, lahan diartikan sebagai tempat atau wilayah yang mempunyai satuan luas, merupakan wadah bagi kehidupan. Semua kehidupan, baik manusia, hewan maupun tumbuh-tumbuhan berlangsung diatas dan di dalam lahan. Komponen utama dari lahan adalah tanah yang merupakan bagian terpenting dari lahan pertanian. Tanah, udara, dan air di dalam lahan bersama-sama dengan kandungan bahan organik dan sifat-sifat tanah lainnya akan menentukan kualitas lahan pertanian. Lahan pertanian dapat diartikan sbagai wilayah atau tempat berusahatani. Kualitas lahan berbeda-beda sehingga memberikan manfaat yang berbeda-beda pula.

Secara lebih ilmiah, lahan diartikan sebagai lingkungan fisik yang terdiri atas tanah, relief, iklim, air dan vegetasi serta benda-benda yang ada di atasnya sepanjang ada pengaruhnya terhadap penggunaan lahan itu. Termasuk pula di dalamnya hasil kegiatan manusia di masa lalu dan sekarang seperti reklamasi laut, pembersihan vegetasi, dan juga hasil yang merugikan seperti tanah yang tersalinisasi (FAO, 1976 dalam Arsyad, 1989).

Dewasa ini dijumpai masih banyaknya pemanfaatan lahan yang melebihi kemampuannya dan masih banyak pemanfaatan lahan tanpa menerapkan syarat-syarat teknis yang dianjurkan. Agar kita dapat memanfaatkan lahan sesuai dengan yang diharapkan, perlu pengetahuan tentang bagaimana cara mengolah dan memeliharanya, Lahan harus diolah sesuai dengan kemampuannya dan dipelihara atau dijaga dari segala daya yang dapat merusaknya. Dengan hanya mengandalkan pada kesuburannya saja tanpa mengolah dan memeliharanya secara baik, lahan tidak akan memberikan hasil sebagaimana yang diharapkan. Sekalipun subur, lahan masih memerlukan pengolahan dan pemeliharaan yang tentu harus sesuai dengan keadaannya. Pemanfaatan dan penggunaan lahan tanpa memperhatikan usaha-usaha pengawetannya serta daya kemampuannya, pasti akan mengakibatkan rusaknya lahan tersebut. Bila rusak, maka lahan tidak akan mampu lagi memberikan manfaatnya, bahkan mungkin akan menjadi sebab terjadinya malapetaka.

Baja Juga :
Dewasa ini orang memandang bahawa lahan merupakan bagian penting dari lingkungan hidup. Lahan tidak hanya mendukung kegiatan pertanian kegiatan pertanian, peternakan, perikanan, dan pemukiman, tetapi juga harus dapat menampung kegiatan jasa,industri, perdagangan, tata kota dan sebagainya.Oleh karena itu timbulah kemudian istilah tata guna lahan (land use), kemampuan lahan (land capability), kesesuaian lahan (land suitability), dan sebagainya.

[CaraGampang.Com] - Perbedaan Tanah dengan Lahan

Komentar anda sangatlah berarti bagi kami, silahkan berkomentar dengan bijak dan sopan. Komentar dengan mencantumkan Link aktif akan kami hapus.
EmoticonEmoticon