Kamis, 31 Desember 2015

Hama Tanaman Jambu Air

Advertisement
Advertisement

thumbnail postingan
Hama tanaman jambu air- jambu air merupakan salah satu komoditas buah yang dapat di tanam di Indonesia. Buah ini cukup digemari karena rasanya yang manis dan menyegarkan, serta bermanfaat bagi tubuh. Salah satu faktor pembatas dalam budidaya ini adalah adanya serangan hama yang apabila tidak dikendalikan dapat menyebabkan penurunan kualitas dan kuantitas buah. Berikut beberapa hama yang biasa di temukan pada tanaman jambu air. (Baca juga: Hama dan Penyakit pada Tanaman Markisa serta Pengendaliannya)
  • Ulat kupu kupu gajah
Ulat ini memiliki ciri berwarna hijau muda kebiru biruan dengan panjang sekitar 12cm. Ulat ini bertubuh gemuk dan seluruh tubuhnya tertutupi lapisan lilin yang berwarna putih. Ulat ini merusak dengan cara memakan daun daun tanaman. Ulat ini tergolong hama yang cukup rakus, sehingga apabila serangan sudah berat dapat menyebabkan seluruh daun tanaman habis. Biasanya pupa ulat ini berada di antara beberapa daun ataupu di bawah daun. Salah satu cara pengendalian hama ini adalah dengan memngambil dan memusnahkan pupa ,ulat dan telurnya. Atau pengendalian secara kimiawi dapat menggunakan insektisida.
  • Kutu perisai hijau
Hama ini berwarna hijau kadang kemerahan dengan panjangg sekitar 3-5 m. Hama ini merusak dengan cara menghisap cairan tanaman dan dapat mengeluarkan embun yang disebut embun madu. Embun madu yang ditimbulkan akibat hama ini menyebabkan daun menjadi tertutup jelaga hitam sehingga menganggu proses fotosintesis. Hama ini biasanya berdiam atau melekat pada bagian pohon yang masih hijau (cabang atau ranting muda) atau dibawah permukaaan daun. Salah satu cara pengendlaiah hama ini adalah dengan menggunakan musuh alami sejenis kepik dan secara kimiawi dengan penyemprotan insektisida.
  • Lalat buah (Daucus pedestris)
Hama ini menyerang dengan cara imago menusukan dan meletakan telurnya di bagian dalam buah, setelah larvanya menetas,larva ini akan memakan buah tersebut. Gejala yang ditimbulkan oleh hama ini adalah adanya bintik kecil pada buah yang merupakan bekas tusukan imago. Apabila dibelah, terdapat larva lalat dan buah menjadi busuk kemudian dapat gugur. Beberapa cara pengendalian hama ini adalah dengan mengumpulkan dan memusnahkan buah yang terserang, penggunaan perangkap methyl eugenol dan dengan penyemprotan insektisida.
  • Kelelawar (codot)
Hama ini biasanya menyerang buah dengan cara memakannya. Gejala yang ditimbulkan akibat serangan hama ini adalah terdapat bekas gigitan kelelawar pada buah. Salah satu cara pengendalian hama ini adalah dengan membungkus buah dengan kertas atau kain kain bekas. 

Demikian beberapa contoh hama pada tanaman jambu air. Semoga bermanfaat.