Senin, 21 Desember 2015

Hama Tanaman Kopi

Advertisement
Advertisement

thumbnail postingan
Hama tanaman kopi merupakan salah satu faktor pembatas dalam budidaya tanaman kopi yang mampu menyebabkan kerugian yang cukup signifikan bagi produksi kopi di Indonesia. selain hama, faktor pembatas lain adalah penyakit tanaman kopi.  Kopi merupakan salah satu komoditas andalan di Indonesia.Untuk itu, produktivitas kopi harus diupayakan agar tidak mengalami penurunan hasil.

Hama pada Tanaman Kopi

  • Penggerek buah kopi (Hypothenemus hampei)
Hama ini termasuk kedalam ordo Coleoptera atau kumbang kumbangan. Hama ini menyerang biji kopi dan sering mencapai populasi tinggi. Umumnya yang menyerang biji tanaman kopi ini adalah kumbang betina yang sudah kawin. Hama ini menyerang ketika kopi mulai terbentuk yaitu sekitar 8 minggu setelah berbunga. Kumbang ini merusak dengan cara menggerek biji kopi dan mampu bertelur sekitar 30-50 butir. Jantan dan betina kawin didalam buah kopi. Kumbang jantan akan bertahan dalam biji kopi sepanjang hidupnya karena dia tidak memiliki kemampuan untuk terbang. Sedangkan kumbang betina mencari tanaman kopi lain untuk tempat menyimpan telurnya. Pengendalian hama ini secara mekanis adalah dengan memungut atau memetik buah kopi yang terserang. Sebaiknya buah kopi yang terinfeksi dipendam atau direbus untuk mencegah penyebaran hama. Pengendalian secara hayati dapat menggunakan jamur Beauveria bassiana.
  • Penggerek cabang kopi (Xylosandrus spp)
Pengeerek cabang kopi merupakan serangga yang berasal dari ordo coleoptera atau kumbang kumbangan. Kumbang ini merusak dengan cara membuat lubang dengan cara mengerek cabang/ranting untuk bisa masuk kedalamnya sehingga menyebabkan ranting atau cabang yang terserang tidak dapat berbuah. Hama ini lebih menyukai menyerang cabang muda yang masih lunak atau ranting yang tua atau sakit. Betina kumbang ini merusak dengan cara membuat lubang masuk ke ranting kemudian menggali lubang tersebut selama kira kira 15 jam, kemudian menunggu hingga jamur Ambrosia yang dia bawa masuk ke lubang tersebut. kemudian setelah dinding dlam lubang tersebut diselubungi jamur, betina kawin dengan jantannya dan mampu menghasilkan telur sekitar 30-50 butir.
  • Penggerek batang/ cabang (Zeuzera coffeae)
Ulat daun kopi merupakan salah satu hama yang berasal dari ordo lepidoptera. Ulat ini merusak bagian batang/cabang dengan cara merusak xylem dari batang dan cabang tersebut, selanjut gerekan menuju arah atas batang/cabang. Ulat ini biasanya banyak menyerang tanaman muda karena masih lunak. Gerekan ulat ini dapat menyebabkan tanaman merana, layu, kering dan akhirnya mati.
  • Kutu Hijau (Coccus viridis)
Kutu hijau merupakan seranggan yang berasal dari ordo homoptera . kutu ini menyerang dengan cara menghisap cairan tanaman. Bagian tanaman yang biasa diserang oleh hama ini adalah bagian cabang, ranting, dan daun. kutu ini biasanya banyak menyerang pada musim kemarau dan lebih menyukai dataran rendah daripada dataran tinggi. Salah satu cara pengendalian hama ini adalah dengan jamur antagonis Cephalosporium Lecanii.

Demikian beberapa jenis hama penting tanaman kopi. Disarankan untuk mengambil langkah pengendalian hama terpadu agar lebih efektif dan ramah lingkungan.