Hama Tanaman Mangga

Advertisement
thumbnail postingan
Hama tanaman mangga- mangga merupakan salah satu komoditas buah unggulan di Indonesia. Cita rasa buah mangga mampu memikat lidah banyak orang sehingga permintaan pasar untuk buah mangga meningkat. Namun, budidaya tanaman mangga masih memiliki beberapa kendala salah satunya hama dan penyakit tanaman mangga.

Maka dari itu merupakan suatu yang penting untuk mengetahui apa saja hama-hama yang suka menyerang tanaman mangga, dengan mengetahui macam-macam hama tanaman mangga tentunya kita akan dapat lebih waspada pada saat melakukan perawatan dan sanitasi terhadap tanaman mangga tersebut.

Banyak sekali hama yang suka menyerang tanaman mangga, mulai dari hama yang hanya melakukan serangan biasa, sampai hama yang dapat merusak hingga dapat menyebabkan gagal panen, hal ini dikarenakan beberapa faktor dan jenis hama yang menyerang. Adapun dibawah ini beberapa hama mangga yang penting dan harus diketahui, mari simak uraiannya.

Hama Penting Tanaman Mangga

  • wereng mangga
Serangan wereng mangga terjadi pada saat malai bunga mencapai fase perpanjangan tunans atau dikenal dengan istilah bud elongation. Wereng ini merusak tanaman dengan cara menghisap cairan pada bunga sehingga menyebabkan bunga menjadi kering dan menganggu proses penyerbukan serta pembentukan buah. Salah satu faktor lingkungan yang mendukung intesitas serangan hama ini adalah cuaca panas yang lembab. Selain itu, hama ini juga dapat mengeluarkan embun madu yang menyebabkan phytotoxic pada tunas, daun dan bunga serta menjadi penyebab timbulnya penyakit embun jelaga.
  • Penggerek pucuk
Ulat ini menyerang pucuk yang masih muda atau sering disebut flush dan menyerang malai bunga. Ulat ini merusak tanaman dengan cara menggerek tunas atau malai dengan arah gerekan kebawah. Hal ini menyebabkan terputusnya atau terganggunya aliran unsur hara pada bagian tanaman tersebut sehingga tunas atau malai daun tersebut menjadi layu dan kering. Salah satu langkah pengendalian yang bisa digunakan adalah dengan memotong dan membakar tunas yang terinfeksi, pendangiran untuk mematikan pupa dan secara kimiawi dengan penyemprotan insektisida sistemik.
  • Penggerek buah mangga
Hama ini merusak buah mangga dengan cara menggerek bagian ujung atau bagian tengah buah mangga. Umumnya hama ini meninggalkan kotoran pada bekas gerekannya dan sering menyebabkan buah menjadi pecah. Ulat ini juga langsung menggerek biji buah sehingga mengakibatkan biah menjadi busuk dan jatuh. Salah satu cara pengendalian untuk hama ini adalah membungkus buah, memetik dan membakar buah yang terinfeksi sertan pengendalian kimiawi dengan menggunakan insektisida.
  • Bubuk buah mangga
Hama ini menyerang buah sampai tunas muda. Umumnya gejala hama ini tidak nampak pada kulit buah sehingga dari luar buah tampak sehat. Tetapi, ketika buah dibelah bagian dalam buah akan terlihat bekas dimakan hama. Salah satu langkah pengendalian untuk hama ini adalah dengan memusnahkan buah yang jatuh, menggunakan pupuk kandang yang sudah matang dan bertekstur halus, mencakul (menggemburkan) tanah di sekitar batang pohon dan mengaplikasikan insektisida pada tanah yang telah dicangkul.
  • Lalat buah
Lalat buah menyerang dengan cara meletakan telurnya di dalam buah mangga kemudian larva akan merusak buah tersebut. gejala yang ditimbulkan akibat hama ini adalah adanya titik hitam pada kulit buah dan disekitar titik tersebut menjadi kuning. Seiring perkembangan larva, buah perlahan lahan membusuk kemudian jatuh. Salah satu cara pengendalian untuk hama ini adalah dengan memusnahkan buah yang terserang, pembungkusan buah, pemasangan perangkap methyl eugenol dan secara kimiawi dengan menggunakan insektisida.

Demikian beberapa hama pada tanaman mangga, disarankan untuk melakukan langkah pengendalian hama terpadu agar lebih efektif dan ramah lingkungan.

Advertisement