Hama Tanaman Tomat

Advertisement
thumbnail postingan
Hama tanaman tomat- tomat merupakan salah satu tanaman hortikultura yang sangat potensial untuk dikembangkan. Tanaman ini dapat di tanam pada berbagai dataran (rendah, sedang, tinggi) namun, produktifitas tanaman tomat di Indonesia masih kalah saing dengan produktifitas tanaman tomat di negara negara maju. Salah satu faktor pembatas dalam budidaya tanaman tomat adalah adanya gangguan hama dan penyakit tanaman tomat.

Hama pada Tanaman Tomat

  • Ulat Tanah (Agrotis ipsylon)
Gejala yang ditimbulkan dari serangan ulat tanah ini adalah terpotongnya tanaman pada pangkal batang sehingga menyebabkan tanaman robph. Kerugian yang ditimbulkan oleh hama ini bisa berkisar antara 70-90%. Hama ini biasanya aktif pada malam hari, sedangkan pada siang hari, hama larva ini akan bersembunyi di sekitar batang tanaman atau celah celah bongkahan tanah.
  • Ulat Buah (Helocoverpa armigera Hubn)
Gejala serangan yang ditimbulkan hama ini adalah adanya lubang lubang pada buah tomat. Buah yang terserang hama ini menjadi busuk dan jatuh ketanah. Larva ulat ini umumnya berwarna kuning muda pada saat masih muda kemudian berubah warna. Warna ulat ini dapat macam macam,karena biasanya setiap larva memiliki warna dan corak yang berbeda beda. Selain menyerang tomat, tanaman inang lain dari hama ini adalah tembakau, jagung dan kapas.
  • Kutu kebul ( Bemisia tabachi Genn)
Serangga dewasa hama ini berwarna putih dan memiliki ukuran yang kecil hanya berkisar antara 1-1,5mm. Pada seluruh permukaan tubuhnya ditutupi oleh tepung berwarna putih. Gejala serangan hama ini adalah adanya bercak nekrotik pada daun. Hal ini terjadi karena nimfa merusak sel dan jaringan daun tanaman tersebut. kutu ini juga mengeluarkan cairan yang dinamakan embun madu yang menyebabkan daun berwarna hitam. Hama ini juga dapat menjadi vektor bagi virus gemini.
  • Lalat Penggorok Daun (Liriomyza huidobrensis)
Larva hama ini menyerang tanaman dengan cara menggorok daun, sehingga pada daun yang terserang hama ini akan terdapat bekas alur korokan. Sedangkan nimfa hama ini menyerang dengan cara menusuk dan menghisap cairan tanaman. Akibatnya, fotosintesis tanaman terhambat dan mengakibatkan daun gugur atau mati.

Demikian beberapa contoh hama tanaman tomat. Danjurkan untuk menggunakan cara pengendalian hama terpadu tanaman tomat agar lebih efektif dan ramah lingkungan.
Advertisement