Rabu, 26 Oktober 2016

Penyakit Tanaman Jagung

Advertisement
Advertisement

Cara Gampang - Tanaman jagung merupakan tanaman yang membutuhkan perawatan tersendiri agar pada saat melakukan budidaya pada tanaman yang satu ini tidak terserang oleh hama dan penyakit. Adanya hama dan penyakit merupakan salah satu faktor pembatas dalam budidaya tanaman jagung selain faktor iklim dan teknik budidaya.


Penyakit pada tanaman jagung  juga dapat menyebabkan kehilangan hasil yang cukup signifikan sehingga dapat merugikan petani secara ekonomi. Sebagian besar penyakit yang menyerang adalah dari jenis jamur. Maka dari itu sebelum melakukan pengendalian dan perawatan terhadap tanaman jagung, harus kita ketahu dahulu jenis jenis penyakit yang sering menyerang tanaman jagung.

Penyakit pada Tanaman Jagung

Baca juga : Hama tanaman jagung

Penyakit pada tanaman jagung

1. Penyakit bercak daun
Penyakit bercak daun ini disebabkan oleh cendawan helminthosporium maydis. gejala yang ditimbulkan adalah adanya bercak coklat kelabu dengan panjang kurang lebih 4cm pada permukaan daun. Pengendalian untuk penyakit ini adalah dengan menggunakan varietas tahan untuk H. turcicum di dataran tinggi, seperti Pioneer-8, NK-11, Kenia-1.

2. Penyakit hawar/ upih daun
Penyakit ini disebabkan oleh cendawan rhizoctonia solani. Gejala yang ditimbulkan adalah adanya bercak melebar pada daun. Pelepah daun berwarna merah keabu abuan dan terlihat juga adanya sclerotia berwarna putih yang dapat berubah warna menjadi kecoklatan yang menempel pada permukaan atau pelepah daun yang terinfeksi. Pengendalian yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan cendawan antagonis Trichoderma viride.

3. Penyakit busuk batang dan busuk tongkol
Penyakit busuk batang disebabkan oleh cendawan fusarium sp. Bisa juga disebabkan oleh cendawan diplodia dan bakteri erwinia sp. Gejala yang ditimbulkan dari penyakit ini adalah adanya busuk pada pangkal batang dan menyebabkan bagian atas tanaman layu dan mengering. Pada gejala busuk tongkol, gejala yang ditimbulkan adalah tongkol menjadi busuk sebagian atau seluruhnya. Pengendalian yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan varietas tahan, pemupukan yang berimbang, menghindari penanaman pada musim hujan dan dapat pula melakukan pengendalian secara kimiawi dengan menggunakan fungisida.

4. Penyakit bulai
Penyakit bulai disebabkan oleh cendawan peronosclerospora maydis. gejala yang ditimbulkan dari penyakit ini adalah seluruh atau sebagian daun berklorosis. Bila tanaman terifeksi saat masih muda, akan menyebabkan tanaman kerdil dan tidak berbuah atau memiliki tongkil yang abnormal. Pada serangan lanjut dapat menyebabkan tanaman mati. Pengendalian yang bisa dilakukan adalah melakukan dengan melakukan seed treathment yaitu melapisi benih dengan menggunakan bahan kimia berbahan aktif metalaksil.

Demikian beberapa penyakit tanaman jagung. Disarankan untuk menggunakan langkah pengendalian hama terpadu tanaman jagung agar lebih efektif dan ramah lingkungan.

Komentar anda sangatlah berarti bagi kami, silahkan berkomentar dengan bijak dan sopan. Komentar dengan mencantumkan Link aktif akan kami hapus.
EmoticonEmoticon