Penyakit Tanaman Jagung

Advertisement
thumbnail postingan
Penyakit tanaman jagung merupakan salah satu faktor pembatas dalam budidaya tanaman jagung selain faktor iklim, budidaya dan hama tanaman jagung. Penyakit ini dapat menyebabkan kehilangan hasil yang cukup significan sehingga dapat merugikan petani secara ekonomi. Sebagian besar penyakit yang menyerang adalah dari jenis jamur.

Penyakit pada tanaman jagung

  • Penyakit bulai
Penyakit bulai disebabkan oleh cendawan peronosclerospora maydis. gejala yang ditimbulkan dari penyakit ini adalah seluruh atau sebagian daun berklorosis. Bila tanaman terifeksi saat masih muda, akan menyebabkan tanaman kerdil dan tidak berbuah atau memiliki tongkil yang abnormal. Pada serangan lanjut dapat menyebabkan tanaman mati. Pengendalian yang bisa dilakukan adalah melakukan dengan melakukan seed treathment yaitu melapisi benih dengan menggunakan bahan kimia berbahan aktif metalaksil.

gejala penyakit bulai
  • Penyakit bercak daun
Penyakit bercak daun ini disebabkan oleh cendawan helminthosporium maydis. gejala yang ditimbulkan adalah adanya bercak coklat kelabu dengan panjang kurang lebih 4cm pada permukaan daun. Pengendalian untuk penyakit ini adalah dengan menggunakan varietas tahan untuk H. turcicum di dataran tinggi, seperti Pioneer-8, NK-11, Kenia-1.
  • Penyakit hawar/ upih daun
Penyakit ini disebabkan oleh cendawan rhizoctonia solani. Gejala yang ditimbulkan adalah adanya bercak melebar pada daun. Pelepah daun berwarna merah keabu abuan dan terlihat juga adanya sclerotia berwarna putih yang dapat berubah warna menjadi kecoklatan yang menempel pada permukaan atau pelepah daun yang terinfeksi. Pengendalian yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan cendawan antagonis Trichoderma viride.
  • Penyakit busuk batang dan busuk tongkol
Penyakit busuk batang disebabkan oleh cendawan fusarium sp. Bisa juga disebabkan oleh cendawan diplodia dan bakteri erwinia sp. Gejala yang ditimbulkan dari penyakit ini adalah adanya busuk pada pangkal batang dan menyebabkan bagian atas tanaman layu dan mengering. Pada gejala busuk tongkol, gejala yang ditimbulkan adalah tongkol menjadi busuk sebagian atau seluruhnya. Pengendalian yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan varietas tahan, pemupukan yang berimbang, menghindari penanaman pada musim hujan dan dapat pula melakukan pengendalian secara kimiawi dengan menggunakan fungisida.

Demikian beberapa penyakit tanaman jagung. Disarankan untuk menggunakan langkah pengendalian hama terpadu tanaman jagung agar lebih efektif dan ramah lingkungan.
Advertisement