Kamis, 24 Desember 2015

Penyakit Tanaman Pepaya

Advertisement
Advertisement

thumbnail postingan
Penyakit tanaman pepaya- pepaya merupakan salah sat komoditas buah yang terkenal di Indonesia. Buah ini banya digemari karena memiliki cita rasa yang manis dan diperaya memilik khasiat bagi tubuh salah satunya melancarkan pencernaan. Keberadaan penyakit dan hama tanaman pepaya sudah tentu menjadi salah satu masalah dalam budidaya tanaman ini. serangan OPT (organisme pengganggu tanaman) ini dapat menurunkan produksi hasil yang cukup signifikan dan dapat merugikan petani secara ekonomi. selain pepaya, tanaman buah lain yang cukup populer di Indonesia adalah tanaman pisang, seperti halnya pepaya, hama tanaman pisang menjadi salah satu faktor pembatas dalam budidaya tanaman ini. Berikut beberapa penyakit yang biasa menyerang tanaman pepaya:
  • Busuk akar dan pangkal batang
Penyakit ini disebabkan oleh patogen Phytophthora palmivora dan Pythium sp. Gejala yang muncul akibat serangan penyakit ini adalah daun bawah menjadi layu, berwarna kekuningan dan menggantung disekitar batang sebelum gugur. Penyakit ini menyebabkan tanaman yang terserang hanya memiliki sedikit daun sehingga proses fotosintesis menjadi tidak optimal dan berpengaruh terhadap kualitas dan kuantitas buah yang dihasilkan. Gejala juga dapat terjad pada buah, umumnya buah yang terserang menjadi membusuk tetapi tetap keras. pembusukan ini biasanya berwal dari pangkal batang kemudian melebar keseluruh bagian buah. Serangan berat menyebabkan buah diselimuti miselium jamur yang berwarna putih sehingga seperti beludru dan pada akhirnya menyebabkan buah menjadi keriput dan berwarna hitam. Salah satu langkah pengendalian untuk hama ini adalah dengan menjaga sanitasi kebun, memperbaiki drainase kebun (jangan sampai ada air yang tergenang) kemudian secara kimiawi dapat dilakukan dengan penyemprotan fungisida berbahan akif mankozeb.
  • Penyakit erwinia
Patogn penyebab penyakit ini adalah bakteri Erwinia papaya. Gejala yang ditimbulkan akibat serangan patogen ini adalah menguning dan membusuknya daun terutama pada tanaman yang masih muda. Pembusukan tersebut diikuti dengan matinya bagian atas tanaman dan pada serangan berat menyebabkan seluruh tanaman mati. Gejala lainnya adalah adanya bercak basah pada bagian tangkai dan batang tanaman yang masih hijau. Bercak tersebut dapat meluas secara cepat. Apabila serangan penyakit ini mencapai batang akan menyebabkan seluruh daun tanaman gugur dan tanaman menjadi gundul. Salah satu langkah pengendalian untuk penyakit ini adalah dengan memotong dan memusnahkan bagian tanaman yang terserang, menjaga kebersihan kebun dan melakukan langkah pemeliharaan tanaman dengan sebaik baiknya kemudian pengendalian secara kimiawi dapat menggunakan bakterisida.
  • Virus bercak cincin pepaya
Gejala yang ditimbulkan akibat serangan penyakit ini adalah adaya malformasi atau perubahan bentuk pada daun tanaman, bahkan menyebabkan permukaan daun menjadi sempit. Daun yang terserang menjadi belang di beberapa bagian. Pada tangkai batang timbul gejala adanya garis garis yang berwarna hijau tua. Tangkai daun menjadi pendek dan pertumbuhan tanaman secara umum menjadi terhambat akibatnya tanaman ini hanya dapat menghasilkan sedikit buah. Pengendalian yang bisa dilakukan untuk penyakit ini adalah dengan mengendaliakn serangga vektor penyakit ini dengan penggunaan insektisida.

Demikian beberapa penyakit penting tanaman pepaya. Disarankan melakukan langkah pengendlaian hama tanaman secara terpadu agar lebuh efektif dan ramah lingkungan.