Jumat, 25 Desember 2015

Penyakit Tanaman Pisang

Advertisement
Advertisement

thumbnail postingan
Penyakit tanaman pisang- pisang merupakan salah satu komoditas yang populer di indonesia. Komoditas ini tidak hanya dibudidayakan oleh petani tapi juga tumbuh dan di pelihara di sawah sawah maupun dihalaman rumah warga. Penyakit dan hama tanaman pisang merupakan salah satu faktor pembatas dalam budidaya tanaman pisang. Keberadaan organisme pengganggu tanaman (OPT) ini dapat menurunkan kualitas dan kuantitas buah pisang. Pada komoditas perkebunan, hama tanaman kelapa juga dapat menjadi faktor pembatas dalam budidaya kelapa di Indonesia. Berikut adalah beberapa penyakit yang biasa menyerang tanaman pisang:
  • Layu fusarium
Penyakit ini disebabkan oleh cendawa fusarium sp. Gejala yang ditimbulkan akibat adanya penyakit ini adalah tepi daun akan mengering dan apabila tidak segera dikendalikan penyakit ini dapat menyebabkan tanaman mati, selain pada daun, gejala yang nampak juga ada pada batang pisang. Batan pisang yang terserang oleh penyakit ini akan terlihat garis garis pisang. Salah satu cara pengendalian untuk mencegah penyakit ini adalah mencabut dan memusnahkan anakan pisang yang terinfeksi kemudian menggantinya dengan anakan pisang yang sehat.
  • Bercak daun
Penyakit ini disebabkan oleh cendawan cercospora sp. Gejala yang terlihat akibat serangan penyakit ini adalah adanya bintik bintik yang berwarna kuning pucat pada daun tanaman. Bintik bintik ini memiliki ukuran berkisar antara 1-2mm. Lama kelamaan bintik tersebut akan berkembang sampai mencapai ukuran kurang lebih 1cm. Pada duan yang lebih tua, pusat bercak akan mengering dan berwarna kelabu dengan tepi berwarna coklat tua dan dikelilingi halo berwarna kuning cerah. Salah satu langkah pengendalian penyakit ini adalah dengan melakukan pemupukan yang tepat dan seimbang agar tanaman pisang tidak rentan akan serangan patogen ini. selain itu dapat pula dengan memotong dan memusnahkan daun tanaman yang terinfeksi. Pengendalian secara kimia dapat dilakukan dengan penyemprotan fungisida yang berbahan aktif mankozeb (Dithane M-45) atau propineb (Antracol).
  • Antraknosa
Penyakit ini biasanya menyerang buah pisang. Buah pisang yang terserang penyakit ini akan menunjukan gejala perubahan warna dari kuning menjadi coklat dan berangsur angsur akan menjadi hitam. Buah pisang yang terserang penyakit ini akan berwarna hitam dan kemudian timbul bintik bintik merah. Aakibatnya, buah pisang yang terserang penyakit ini akan berubah menjadi kering kemudian mengeras. Salah satu cara untuk mengendalikan penyakit ini adalah dengan memanen buah yang terinfeksi kemudian dicuci bersih dan disemprot dengan cairan fungisida.
  • Penyakit darah
Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Xanthomonas celebensis. Bagian yang biasa diserang oleh penyakit ini adalah jaringan tanaman bagian dalam. Gejala yang ditimbulkan akibat penyakit ini adalah adanya perubahan warna pada jaringan daun pisang menjadi kemera merahan seperti berdarah. Pengendalian penyakit ini adalah dengan membongkar dan membakar tanaman yang sakit. 

demikian beberapa contoh penyakit pada tanaman pisang. disarankan mengambil langkah pengendalian hama penyakit terpadu agar lebih efektif dan ramah lingkungan.