Hama Penting Bunga Melati

Advertisement
thumbnail postingan
Hama penting bunga melati- Hama merupakan salah satu jenis organisme pengganggu tanaman yang dapat menurunkan produktivitas tanaman. Bahkan pada serangan berat hama ini dapat menyebabkan kematian tanaman dan tanaman sama sekali tidak dapat berproduksi sehingga merugikan para petani. Untuk itu, perlu langkah pencegahan dan pengendalian agar populasi hama ini tetap berada di bawah ambang ekonomi sehingga tidak menurunkan produktivitas tanaman melati. Berikut hama yang sering menyerang tanaman melati. (baca juga: Pengendalian hama pada tanaman kangkung)
  • Ulat jengkal (Palpita unionalis Hubn)
Hama ini merupakan salah satu serangga yang berasal dari ordo lepidoptera. Hama ini merusak tanaman dengan cara memakan bagian tanaman. Gejala yang ditimbulkan oleh hama ini adalah adanya lubang lubang bekas gigitan ulat pada daun muda ataupun daun tua yang menyebabkan daun menjadi abnormal. pada serangan berat, seluruh daun tanaman habis dimakan ulat ini. Salah satu cara pengendalian ulat ini adalah degan memangkas dan memusnahkan bgian tanaman yang terserang atau secara kimiawi dengan aplikasi insektisida contohnya Decis 2,5 EC dan perfekthrion 400 EC.
  • Penggerek bunga (Hendecasis duplifascials)
Hama ini menyerang bunga dengan membuat gerekan gerekan pada bunga tersebut. Serangan hama ini menyebabkan bunga menjadi gugur, gagal bermekaran , tejadi perubahan bentuk (Malformasi), adanya perubahan warna hingga akhirnya tanaman tidak dapat berbunga sama sekali. Salah satu cara pengendalian untuk hama ini adalah dengan menjaga sanitasi kebun atau pot pot bunga secara maksimal, dan apabila serangan sudah berat dapat diaplikasikan insektisida kimia contohnya Decis 2,3 EC dan cascade 50 EC.
  • Thrips (Thrips sp)
Hama ini menyerang dengan cara menghisap cairan tanaman terutama pada daun muda dan daun tua. Seranga hama ini menyebabkan daun berubah warna menjadi menguning dan pada bekas serangan terdapat bercak bercak yang berwarna kehitaman. Pengendalian hama ini dapat dilakukan dengan menjaga sanitasi kebun ataupun pot pot tanaman secara maksimal dan apabila serangan sudah berat dapat dengan aplikasi insektisida kimia contohnya mesurol 50WP dan pegasus 500 EC.
  • Kutu sisik (Pseudococcus longispinus)
Hama ini merusak tanaman dengan cara menghisap caian tanaman sehingga menyebabkan bagian tanaman yang terserang menjadi mengkerut dan berwarna kekuningan. Selain itu, hama ini juga mengeluarkan cairan madu sehingga menimbulkan tumbuhnya jamur jelaga pada tanaman. Beberapa cara pengendalian untuk hama ini adalah dengan memotong dan memusnahkan bagian tanaman yang terserang dan apabila srangan sudah lanjut dapat diaplikasikan insektisida kimia salah satunya bassa 500 Ec atau nogos 50 EC.
  • Ulat daun (Nausine geometralis)
Hama ini menyerang daun muda hingga daun tua. Gejala yang ditimbulkan akibat serangan hama ini adalah adanya lubang kecil pada daun tanaman yang terserang. Beberapa cara pengedalian hama ini adalah dengan memotong dan memusnahkan bagian tanaman yang tersrang atau apabila serangan sudah berat dapat dilakukan pengendalian secara kimiawi dengan aplikasi insektisida contohnya insektisida bassa 5000EC atau nogos 50 EC.

Demikian beberapa jenis hama pada bunga melati, semoga bermanfaat.
Advertisement