Senin, 04 Januari 2016

Hama Penyakit Tanaman Wortel

Advertisement
Advertisement

thumbnail postingan
Hama Penyakit Tanaman Wortel- wortel merupakan salah satu jenis tanaman sayuran yang digemari masyarakat indonesia. Selain rasanya yang enak, sayuran ini dipercaya memiliki kandungan vitamin A yang tinggi sehingga baik untuk kesehatan mata. Salah satu faktor penghambat dalam budidaya tanaman ini adalah adanya serangan hama dan penyakit yang apabila tidak dikendalikan dapat menyebabkan penurunan kualitas dan kuantitas hasil tanaman. Berikut beberapa jenis hama dan penyakit pada tanaman wortel. (baca juga: hama tanaman anggrek dan pengendaliannya)
  • Hama ulat tanah (Agrotis ipsylon)
Hama ini merupakan salah satu hama yang beraktifitas pada malam hari, sedangkan pada siang hari biasanya bersembunyi diantara akar tanaman atau retakan akar. Serangga yang berasal dari ordo lepidoptera ini merupakan salah satu jenis hama yang polypag atau memakan lebih dari satu jenis komoditas. Biasanya hama ini menyerang bagian pucuk atau titik tumbuh tanaman wortel. Gejala yang ditimbulkan akibat serangan hama ini adalah tanaman yang terserang menjadi ,layu terkuali dan akhirnya menjadi mati. Beberapa cara pengendalian untuk hama ini adalah dengan menjaga sanitasi kebun, melakukan pegolahan tanah yag optimal dan dapat juga dikendaliakn secara kimiawi dengan pemberian furadan di awal tanam atau menggunakan insektisida misal hostation 40 EC.
  • Kutu daun (Aphis sp)
Hama ini memiliki ciri imago berwarna hijau sampai hitam dan biasanya hama ini hidup bergerombol pada bawah daun atau pucuk tanaman. Hama ini merusak tanaman dengan cara menghisap cairan tanaman sehingga bagian tanaman yang terserang menjadi mengkerut, keriting dan abnormal. beberapa cara pengendalian untuk hama ini adalah dengan mengatur waktu tanam secara serempak untuk memutus siklus hidupnya dan apabila serangan sudah berat dapat dilakukan pengendalian secara kimiawi dengan aplikasi insektisida.
  • Lalat atau magot (Psila rosae)
Larva hama ini bmerusak tanaman dengan cara menggerek umbi atau melubanginya. Sehingga pada tanaman yang terserang akan terdapat bekas gerekan umbi dan lubang lubang pada umbi wortel. Beberapa cara pengendalian hama ini adalah dengan melakukan pergiliran tanaman untuk memutus siklus hidup hama ini, selain itu apabila serangan sudah berat dapat dilakukan pengendalian secara kimiawi dengan aplikasi insektisida contohnya Decis 2,5 EC.
  • Penyakit bercak daun
Penyakit ini disebabkan oleh jamur cercospora carotae. Gejala yang ditimbulkan akibat srangan penyakit ini adalah muncul bercak berwarna coklat muda pada daun tua. Pinggiran bercak tersebut berwarna coklat tua sampai hitam. Beberapa cara pengendalian penyakit ini adalah dengan melakukan pergiliran tanam, menjaga sanitasi kebn, dan secara kimiawi dengan fungisida contohnya dithane M-45.
  • Nematoda bintil akar
Penyakit ini disebabkan oleh nematode sista Heterodera carotae. Gejala yang timbul akibat serangan penyakit ini adalah adanya tonjolan pada umbi wortel dan perubahan bentuk (Malformasi) pada umbi. Beberapa cara pengendalian untuk penyakit ini adalah dengan pemberaan lahan, pengolahan tanah yang efektif, rotasi tanaman dan penggunaan nematisida contohnya rugby 10G.
  • Busuk alternaria
Penyakit ini disebabkan oleh cendawan Alternaria dauci. Gejala yang timbul akibat penyakit ini adalah adanya bercak kecil berwarna coklat tua sampai hitam pada daun yang terserang.bercak itu dikelilingi oleh jaringan nekrotik yang berwarna hitam kemudian bercak tersebut membusuk berwarna hitam kelam.

Demikian beberapa hama dan penyakit pada tanaman wortel. Semoga bermanfaat.