- untuk mendapatkan criteria sifat fisika tanah untuk keperluan klasifikasi tanah
- sebagaui indeks untuk klasifikasi tanah
- sebagai indeks yang dapat digunakan untuk mengetahui tingkat akumulasi liat di dalam profil tanah, dan
- dapat digunakan dalam hubungannya dengan pengolahan tanah dan dalam merancang alat-alat pertanian.
Kalau anda menumpahkan seember air kepermukaan tanah yang sedang dalam keadaan kering,air akan segera lenyap seolah-olah “ditelan” tanah. Air tersebut hilang karena ia masuk ke rongga-rongga yang ada didalam tanah tersebut. Rongga-rongga ini disebbut pori-pori tanah yang merupakan bagian penting dari massa tanah, karena dalam keadaan normal ruang pori-pori ini terisi oleh air dan udara. Air dan udara sangat penting untuk pertumbuhan tanaman dan jumlah yang bergerak melalui tanah berkaitan erat dengan jumlah dan ukuran pori-pori ini. Di dalam massa tanah terdapat dua jenis pori-piri yaitu pori-pori makro dan pori-pori mikro.
Jumlah ruang volume seluruh pori-pori makro dan mikro dalam tanah dinyatakan dalam (%) dan disebut porositas tanah. Dengan perkataan lain,porositas tanah adalah bagian dari volume tanah (dalam %) yang tidak ditempati oleh padatan tanah. Jumlah ruang volume pori-pori makro disebut porositas non-kapiler,sedangkan jumlah ruang volume pori-pori mikro dinamakan porositas kapiler. Oleh karena berat tanah berhubungan dengan jumlah ruang pori-pori,maka terdapat hubungan yang erat antara berat dengan ruang pori-pori. Berat dan ruang pori-pori tanah bervariasi dari satu horizon (lapisan) tanah kehorison lainnya,dan dipengaruhi pula oleh tekstur dan struktur tanahnya.
[CaraGampang.Com] - Pentingnya Konsistensi Tanah dan Porositas Tanah


0 komentar:
Poskan Komentar
Komentar anda sangat berharga bagi kami.. Silahkan berkomentar dengan baik dan sopan. Jika ingin menunjukan URL blog, silahkan berkomentar dengan format Nama/URL , karena komentar yang berisi Link akan kami hapus. Trimakasih..