Rabu, 07 Maret 2012

Pembenihan Tanaman Padi

Advertisement
Advertisement

Pembenihan Tanaman Padi

  1. Penebaran Benih
Untuk keseragaman pertumbuhan bibit, taburkan benih merata diatas bedengan. Pada tiap-tiap meter persegi persemaian ditabur + 75 gr gabah. Penaburan gabah yang terlalu rapat dipersemaian akan mengakibatkan pertumbuhan bibit kurang baik. Gabah ditabur rata-rata mulai dari tepi sampai ke bagian-bagian yang kosong, sehingga gabah betul-betul merata diseluruh bedengan. Dendan papan gabah ditekan sehingga sedikit masuk kedalam lumpur untuk menghindari serangan burung. (Bila diperkirakan akan turun hujan lebat, maka untuk menghindarkan pukulan-pukulan air hujan dan hanyutnya gabah, persemaian diari hingga terendam + 10 cm).
Sebelum penaburan benih, bedengan dipupuk dengan 10 gram urea dan 10 gram TSP tiap m2.
  1. Pemeliharaan Benih di Persemaian
Setelah gabah ditabur, persemaian diairi secara rembesan, caranya ialah dengan memasuki air pengairan ke dalam selokan diantara bedengan. Dengan cara ini benih mendapatkan cukup oksigen dari udara, sehingga pertumbuhan bibit lebih cepat.
Dengan makin tingginya bibit di persemaian, air dapat berangsur-angsur dinaikan menjadi 1-5 cm. untuk encegah tumbuhnya gulma, dilakukan penyiangan dengan tangan.
Terhadap kemungkinan serangan hama, persemaian disemprot dengan insektisida dua kali, yakni 10-12 setelah sebar, dan diulangi seminggu kemudian.

Komentar anda sangatlah berarti bagi kami, silahkan berkomentar dengan bijak dan sopan. Komentar dengan mencantumkan Link aktif akan kami hapus.
EmoticonEmoticon